Dua gadis meninggal dunia dijalan pacet dalam kecelakaan karena pengereman Blong

 Dua gadis tewas dalam kecelakaan di rute wisata ekstrim Pessette. Mereka menabrak pembatas jalan karena remnya blong.

Korban kecelakaan tunggal adalah Rodulotul Firdausiyah (20) dan Fitriyah Anggraini (21). Kedua gadis tersebut merupakan warga Desa Getangan, Kecamatan Mochovano, Kota Qiongbang.



MOJOKERTO,InfoTerkini
-Seorang relawan yang biasa berjaga di jalur ekstrim Pacet Ahmad Faizin (32 tahun) mengatakan, kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan plat nomor S 3787 YV. Mereka turun dari kawasan wisata Bersama ke Pacet, atau dari selatan ke utara.


Sekitar pukul 10.30 WIB tiba di Desa Pacet/Kecamatan Jalan Raya Gerilya. Rem sepeda motor korban blong. Kerusakan pada sistem pengereman menyebabkan motor matic kehilangan kendali di jalan yang menurun. Akibatnya, korban langsung menabrak pembatas jalan Oberch Bend tepat di atas Sungai Cromon.


Penanggung jawab Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Wihandoko menjelaskan, sepeda motor itu dikendarai Roudlotul. Dia membenarkan bahwa kecelakaan itu terjadi karena rem blong.


Rem sepeda motor korban blong. Sehingga korban tidak bisa mengontrol kecepatannya dan menabrak pembatas jalan ke arah utara,” jelasnya.


Jenazah kedua korban saat ini berada di RS Sumberglagah Pacet," pungkas Wihandoko.

Posting Komentar untuk "Dua gadis meninggal dunia dijalan pacet dalam kecelakaan karena pengereman Blong"