Artikel Pilihan

loading...

Netizen Ini Cerita Kengeriannya Lawan Begal di Pondok Aren via FB

On 10:16:00 PM with No comments

loading...
loading...

Seorang netizen Pami Aditya menceritakan kisahnya saat dibegal di Jl Raya Senayan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Pami mengalami luka bacok akibat melawan para pelaku begal yang berjumlah 4 orang.

Pami menceritakan, kejadian berawal ketika ia melintas di lokasi pada Senin (17/10/2016) sekitar pukul 04.10 WIB. Saat melintas di lokasi, ia merasakan keanehan setelah melihat spionnya disorot lampu jauh oleh motor yang berada di belakangnya.

"Di sini feeling saya sudah tidak enak. Saya agak ke kiri dan membiarkan dia lewat," tulis Pami seperti detikcom lihat di akun facebook Pami Adithya, Senin (17/10/2016) malam.

Namun rupanya, pemotor tetsebut justru ikut meminggirkan motornya. Dua orang turun dari atas motor dan menghadang Pami, lalu mencabut kunci motor miliknya.

"Dari sini saya juga bisa tebak kalau ini orang pasti ada teman lagi. Tidak lama kemudian, datang lagi 1 motor (2 orang). Jadi total 4 orang," tulisnya lagi.

Salah satu pelaku, lanjut Pami, mengancamnya untuk tidak berteriak dan diam sambil memasukkan tangannya ke dalam jaket untuk mengambil sesuatu. Pami pun berpikir bahwa dirinya harus melawan.

"Jujur saja saya sudah muak dengan yang namanya begal! Di sini saya berfikir kalau saya akan melawan apapun resikonya!," sambungnya.

Salah satu pelaku mencoba menaiki motornya. Pami kemudian mencoba mempertahankannya dengan memegang besi pegangan motor bagian belakang sambil terus berusaha meminta pertolongan kepada sekuriti yang berada di seberang TKP.

"Kenapa saya berusaha meminta tolong? karena di TKP saya itu, di seberang saya ada Pos Security! saya cuma berharap dapat bantuan dengan keadaan saya yang terpojok. Saya teriak sebisa saya sambil tangan kiri saya menahan motor saya agar tidak dibawa, dan tangan kanan terus menangkis serangan dari para begal ini," lanjutnya.

Teriakam Pami tak ada yang mendengar. Para pelaku semakin beringas dan berusaha mengebut motor korban yang sedari tadi dipertahankan oleh korban. Pelaku yang membawa motor pun terjatuh.

Melihat pelaku terjatuh, kawanannya memutar balik. Salah satu pelaku mengatakan 'udah tembak aja tembak'. Mendengar hal itu korban pun panik dan mengambil langkah mundur.

"Akhirnya 1 orang maju sambil mengeluarkan golok dan ingin menebas tangan saya tapi saya pegang tangan dia karena postur tubuh dia yang lebih pendek dari saya sambil tangan kiri saya berusaha mempertahankan motor saya. Saya terjatuh, helm saya dipukuli pakai golok berkali-kali, saya bangun ketika motor saya mulai menjauh dan saya tahan motor saya sebisa saya," bebernya.

Akibat hal itu, korban mengalami luka bacok di lengan kanannya hingga sobek. Korban terua berusaha mengejar pelaku hingga salah satunya terjatuh dari motor dan korban pun kehabisan tenaga, sementara pelaku berhasil membawa kabur motornya.

Korban kemudian meminta pertolongan warga yang melintas, namun tidak ada yang menolong. Sampai akhirnya korban ditolong oleh sekuriti hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit. Akibat peristiwa itu, korban harus dioperasi karena otot tandonnya putus.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi sudah mengetahui kasus itu. Korban sudah dimintai keterangan oleh polisi.

"Betul ada kejadian itu. Kami memback up Polsek Pondok Aren dan semalam korban sudah kami mintai keterangan," ujar Hendy.

Wanita Ini Cerita Kengeriannya Lawan Begal di Pondok Aren via FB
loading...
loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »