Artikel Pilihan

loading...

Dibalik Demo Ahok, Cerita Mobil Asmaul Husna Penenang Massa

On 9:25:00 PM with No comments

loading...
loading...

Ada yang tak biasa dalam aksi demonstrasi organisasi massa di Balaikota DKI Jakarta, hari ini (Jumat, 14/10/2016). Di tengah ribuan massa yang menyemut, alunan Asmaul Husna terdengar nyaring.
Suara alunan nama-nama Allah itu muncul dari mobil Divisi Penerangan Sabhara Polda Metro Jaya yang terparkir di halaman Balaikota DKI Jakarta.

Konon lantunan nama-nama agung Allah SWT tersebut asmaul husna itu digunkan untuk mengurangi emosi pendemo yang memanas. Sebab, polisi sedang menghadapi para pendemo yang sebagian besar dari organisasi masyarakat Islam (ormas) yang marah dengan ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok perihal ayat Alquran.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setioyono, pemutaran alunan asmaul husna menjadi salah satu strategi untuk menghindari kekerasan. Sebab, dalam demonstrasi yang berlangsung polisi menghindari bentrokan antara sesama Muslim.
" Polisi juga banyak yang Muslim juga. Kami tidak harus berhadap-hadapan dalam artian harus menggunakan kekerasan. Yang penting apa tujuan demo bisa tersalurkan. Minimalkan mendinginkan suasana," ucap Awi saat meninjau demonstrasi, Jumat, 14 Oktober 2016.

Dia mengatakan, pemasangan alunan shalawat dan asmaul husna sudah kerap dilakukan. Saat dia bertugas di Jawa Timur lima tahun lalu, pemutaran alunan shalawat dan asmaul husna sudah kerap dilakukan.
Namun harapan agar massa lebih tenang seperti tak terjadi di ibukota. Polisi memutuskan menghentikan pemutaran alunan shalawat dan asmaul husna tersebut.

Kondisi itu berawal saat pendemo emosi karena dihalangi polisi dan TNI yang berjaga. Polisi yang ingin meredakan emosi massa sempat memutar lantunan asmaul husna kembali. Alih-alih emosi mendingin, massa justru semakin arogan.
Para pendemo protes dengan pemutaran asmaul husna dari mobil tersebut. Bahkan, lembaran botol air mineral sempat terjadi.

" Matikan! Matikan itu!" kata pendemo.
Tak ingin menyebabkan emosi memanas. Polisi mengakhiri pemutaran lantunan asmaul husna itu. Mobil Shabara ditarik mundur. Digantikan mobil baracuda milik Divisi Brimob Polda Metro
loading...
loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »